Langsung ke konten utama

I Gotta Change


Another Milestone

Hari ini terasa berbeda
Ada bagian diriku yang kembali hadir
Aku kembali menuju puncak kesadaranku lagi
Aku sangat bersyukur...

Tidak ada yang lebih indah dibanding terbangun
Dengan keadaan termotivasi untuk menjadi lebih baik
Apapun penyebabnya, aku rasa itu baik buat semua orang
Namun semua kembali kepada niat, 
karena niat akan menentukan sejauh mana perjuangan akan berlangsung.

Selama ini aku salah,
Aku berjuang untuk seorang perempuan
Aku berubah demi seseorang yang menarik perhatianku saja
Dan seperti yang kalian duga, saat perempuan itu tidak sesuai ekspektasi
Maka hilanglah semua rasa semangat yang ada dalam sel tubuh

Seriously,
Masa-masa puncak kesadaran yang aku rasakan dulu
Tidak lebih dari hanya perjuangan yang kosong
Karena dibalik itu semua ada maksud hati yang salah
Ada riya, ada ujub, ada takabbur, ada sum'ah.

Sedikit sharing saja untuk para laki-laki
Khususnya yang sedang serius untuk hijrah
Lebih baik kaji lagi niatnya
Lihat kedalam, harapan apa yang sebenarnya ada disana

Dan jika tertuliskan Ikhlas Lillahita'ala
Maka lanjutkan.

Karena perubahan selain karena Allah adalah sia-sia
Membuang waktu untuk mengejar dunia tidak akan ada habisnya
Dan mungkin karena faktor umur juga. Aku ingin belajar dewasa

Menjadi orang yang bertanggungjawab,
Profesional dalam tugas dan dapat diandalkan
Oleh organisasi, sahabat, siapapun.
Seberapa sulitkah jalannya nanti?
Pasti sangat sulit,

Everything takes time and dedication, you know...

Semoga kelak kita menjadi orang yang taat kepada Allah SWT 
dan juga bermanfaat bagi sesama.
Hablumminallah dan Hablumminannas.
Aamiin ya Rabbal Alamiin....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

crushing pressure

"Hen, tau gak si A sama istrinya pindah" "Hen si B udah pindah" "Hen kok kamu belum pindah" Somehow being told that I'm not the only one with this circumstances doesn't reassure me. What do you know about my situation? Do you think you understand how I feel? Do you think someone that you thought have the same situation as mine REALLY got no help like me? Shut up. I thought some people didn't care about me anymore, but maybe they don't care about me in the first place?

Kenangan Itu Tidak Perlu

Setelah kehilangan hampir semua file foto dan video semasa saya SMA Saya merasa kalau sebenarnya kenangan adalah sesuatu yang tidak penting Kehilangan semuanya atau sebagian, kehilangan atau tidak kehilangan sama sekalipun, Tetap saja tidak akan berpengaruh pada kehidupan dunia nyata pada jangka panjang. Dengan semua kenangan itu saya bisa ingat kalau saya pernah punya banyak teman, Tapi apa manfaatnya kalau sekarang mereka sudah tidak dekat dengan saya? Apa gunanya punya teman sekarang ini kalau pada akhirnya nanti Jauh dari mereka dan sama sekali tidak pernah lagi bersua? Dari semua wajah yang pernah saya kenali di SMA pun Cuma beberapa saja yang sekarang masih terlihat di reuni tahunan dan sering berhubungan Lalu kemana sisanya sekarang? Menghilang kah? Apa mereka masih ingat dengan teman-teman yang selalu ingat mereka? Apa bagi mereka teman masa lalu itu tidak penting karena sudah tidak ada lagi urusan? Ya mungkin mereka ada benarnya juga, Ma...

Semua yang Terjadi, Terjadilah...

Akan ada saatnya seseorang sadar Bahwa beberapa pilihan dalam hidupnya salah, Apa yang telah dilakukannya keliru, Apa yang dikatakannya tak masuk di akal sama sekali, Terlalu memberi harapan, lalu bertindak tanpa pertimbangan, Hingga akhirnya menyakiti orang lain tanpa ia tahu. Ketika saat itu tiba, kata 'Maaf' tidak akan lagi bisa memperbaiki semuanya, Karena bukan hanya keadaannya rusak, Tetapi kerusakannya sudah tidak ada lagi di kala itu, Waktu telah menelannya bulat-bulat, Menjadikannya kerusakan yang abadi di masa lalu, Kerusakan yang tidak akan bisa diperbaiki..... Meskipun termaafkan. Buat saya, baru saat inilah saya sadari itu semua. Ya, begitulah... Saya memang bodoh, Selalu lambat dengan hal semacam ini. Dan mungkin sekarang dia juga sudah tidak lagi mempedulikan masalah ini, Entahlah... Saya tidak tahu... Dan tidak banyak yang bisa saya lakukan saat ini kecuali meminta maaf, Berharap kedepannya bisa kembali menjadi temannya. Terlebih setela...