Langsung ke konten utama

Kali ini berbeda

Saya sangat bahagia. Tidak ada kata yang lebih bisa mendeskripsikan keadaan saya sekarang selain itu.

Meskipun tidak semuanya berjalan sempurna sesuai dengan apa yang saya inginkan, tetapi tidak sedikit pula hal-hal yang menurut saya sangat di luar ekspektasi ketika itu menyangkut rencana saya kedepan di hidup ini.

Semenjak memilih seseorang yang akan saya jadikan sebagai pendamping hidup dan mati, semuanya jadi lebih terarah. Dari apa yang mesti saya prioritaskan, ingin jadi orang dewasa yang seperti apa, hingga hal spesifik seperti tempat bernaung di hari tua nanti, semua terlihat bayangnya di ujung jalan sana.

Kalau orang bilang rahasiakan rencana dan tunjukkan hasil, saya lebih setuju kalau rencana juga ditunjukkan supaya saya bisa sekalian meminta didoakan oleh yang membaca dengan harapan semoga Allah SWT sebaik-baik perencana dapat mengabulkan apa yang saya ajukan.

Jangka pendeknya saya berencana dalam 1 tahun dari sekarang akan menikah dan mutasi ke tempat istri, sedangkan rentang 5 tahun dari sekarang sudah melanjutkan studi S2 di luar negeri ataupun dalam negeri.

Bukan rencana yang sederhana, tapi juga bukan rencana yang diluar nalar. Apapun rencana kita kedepan, selama itu baik, semoga dilancarkan dan diberikan kemudahan oleh Allah SWT, aamiin ya rabbal alamiin.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

crushing pressure

"Hen, tau gak si A sama istrinya pindah" "Hen si B udah pindah" "Hen kok kamu belum pindah" Somehow being told that I'm not the only one with this circumstances doesn't reassure me. What do you know about my situation? Do you think you understand how I feel? Do you think someone that you thought have the same situation as mine REALLY got no help like me? Shut up. I thought some people didn't care about me anymore, but maybe they don't care about me in the first place?

Yang Masih Berarti

Sore itu kita kembali bertemu, setelah beberapa waktu ini Di sebuah pinggiran danau yang memantulkan cahaya jingga Tidak ada orang lain disana, hanya kita Aku, seseorang yang selalu berusaha untuk menjadi bagian dari hidupmu Dan kamu, seseorang yang tidak pernah membalas perasaanku. Aku tidak yakin ini hanya mimpi atau kenyataan, Yang pasti, senyum yang kau sematkan itu terasa sangat nyata, Masih membuat dadaku sesak dengan kilas balik masa lalu. Senyum yang menurutku masih jadi yang paling indah, Senyuman yang jadi alasan mengapa aku selalu jatuh hati padamu. Aku merasakan tanganmu meraih tanganku, Setengah sadar, aku hanya mengangguk mengiyakan kata-kata yang kamu katakan padaku. Terdengar samar, telingaku hanya mendengar dengungan bernada kencang sedari kita berjumpa. Aku yakin barusan itu kamu minta maaf, dan memang sudah sejak dulu aku sepenuhnya memaafkanmu. Kemudian tanganmu mulai bercahaya, Merambat ke badan hingga cahaya itu menutupi...

Memendam Rasa

Hidup ini indah darimanapun kamu melihatnya, kecuali disaat kamu kecewa dan patah hati. Maka bagaimanapun caramu melihat hidup, hidup tidak akan ada indahnya sama sekali. Dari sekian banyak hal yang bisa  membuat hidup ini terasa menyenangkan, perasaan suka adalah salah satu  yang punya dua sisi bertolak belakang. Rasa suka itu tidak bisa dipaksa muncul, makanya ia juga tidak bisa dipaksa pergi begitu saja, perlu waktu, perlu usaha, dan perlu pengalihan. Hanya mencoba melupakan justru akan membuat semakin ingat. Jika rasa diantara dua orang sejalan, maka akan tercipta kebahagiaan. Sebaliknya, jika hanya perasaan sebelah tangan, yang ada hanya kecewa dan patah hati dari angan yang tidak tercapai. Memang sulit jika punya rasa suka tetapi kita tidak bisa memastikan bagaimana perasaan orang yang kita suka kepada kita, bukan masalah keberanian, tapi lebih ke masalah kesiapan kita. Jangan dulu saling suka kalau belum siap menikah. itu sih ...