Langsung ke konten utama

Menyerah

"Kamu berharga bagiku"
Aku harap kamu tahu itu

Aku tidak tahu apa yang terbaik bagimu
Tapi aku yakin aku bukan yang terbaik

Andai kamu bisa bayangkan rasanya
Menjadi orang menyedihkan sepertiku

Hanya bisa mengagumi dari jauh
Hanya berani menahan rasa dalam diam

Akhir cerita bagi orang sepertiku
Adalah menangis dalam diam
Ketika kamu temukan orang yang tepat

Ingin aku menyampaikan
Betapa cantiknya senyummu
Dan aku ingin menjaga senyummu itu
Tapi apa yang bisa aku lakukan

Aku ingin tersenyum bersamamu
Melewati hari-hari bersamamu
Menjagamu dan mencintaimu
Tapi aku tidak bisa

Sangat frustasi sekali rasanya
Tidak bisa menggapaimu
Padahal kamu ada didepan mataku

Aku paham tidak ada yang tahu takdir
Tidak ada yang bisa prediksi masa depan
Tapi cukup sampai sini usahaku
Aku lelah mengejar orang yang tidak mau menungguku

Biarkan aku duduk sejenak disini
Mungkin aku akan duduk selamanya saja
Karena aku tahu kamu akan terus berlari
Dan tidak akan pernah bisa kukejar lagi

Aku menyerah...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

crushing pressure

"Hen, tau gak si A sama istrinya pindah" "Hen si B udah pindah" "Hen kok kamu belum pindah" Somehow being told that I'm not the only one with this circumstances doesn't reassure me. What do you know about my situation? Do you think you understand how I feel? Do you think someone that you thought have the same situation as mine REALLY got no help like me? Shut up. I thought some people didn't care about me anymore, but maybe they don't care about me in the first place?

Kenangan Itu Tidak Perlu

Setelah kehilangan hampir semua file foto dan video semasa saya SMA Saya merasa kalau sebenarnya kenangan adalah sesuatu yang tidak penting Kehilangan semuanya atau sebagian, kehilangan atau tidak kehilangan sama sekalipun, Tetap saja tidak akan berpengaruh pada kehidupan dunia nyata pada jangka panjang. Dengan semua kenangan itu saya bisa ingat kalau saya pernah punya banyak teman, Tapi apa manfaatnya kalau sekarang mereka sudah tidak dekat dengan saya? Apa gunanya punya teman sekarang ini kalau pada akhirnya nanti Jauh dari mereka dan sama sekali tidak pernah lagi bersua? Dari semua wajah yang pernah saya kenali di SMA pun Cuma beberapa saja yang sekarang masih terlihat di reuni tahunan dan sering berhubungan Lalu kemana sisanya sekarang? Menghilang kah? Apa mereka masih ingat dengan teman-teman yang selalu ingat mereka? Apa bagi mereka teman masa lalu itu tidak penting karena sudah tidak ada lagi urusan? Ya mungkin mereka ada benarnya juga, Ma...

Semua yang Terjadi, Terjadilah...

Akan ada saatnya seseorang sadar Bahwa beberapa pilihan dalam hidupnya salah, Apa yang telah dilakukannya keliru, Apa yang dikatakannya tak masuk di akal sama sekali, Terlalu memberi harapan, lalu bertindak tanpa pertimbangan, Hingga akhirnya menyakiti orang lain tanpa ia tahu. Ketika saat itu tiba, kata 'Maaf' tidak akan lagi bisa memperbaiki semuanya, Karena bukan hanya keadaannya rusak, Tetapi kerusakannya sudah tidak ada lagi di kala itu, Waktu telah menelannya bulat-bulat, Menjadikannya kerusakan yang abadi di masa lalu, Kerusakan yang tidak akan bisa diperbaiki..... Meskipun termaafkan. Buat saya, baru saat inilah saya sadari itu semua. Ya, begitulah... Saya memang bodoh, Selalu lambat dengan hal semacam ini. Dan mungkin sekarang dia juga sudah tidak lagi mempedulikan masalah ini, Entahlah... Saya tidak tahu... Dan tidak banyak yang bisa saya lakukan saat ini kecuali meminta maaf, Berharap kedepannya bisa kembali menjadi temannya. Terlebih setela...