Langsung ke konten utama

Satu Langkah

Menikmati hidup ini artinya kita
menikmati semua hal didalamnya
tanpa terkecuali, termasuk
kelebihan maupun kekurangannya.

Saat kita bahagia
kita tetap harus sadar kalau
ketidakbahagiaan pasti ada dibaliknya
cepat atau lambat suasana hati itu berganti

Juga ketika kita sedih
ada baiknya kita memaksa tersenyum
karena setidaknya kita tahu
hari baik akan datang
meskipun tidak dalam waktu dekat ini

Keduanya pasti sulit

Ketika kita bahagia tentu kita ingin selalu
merasakan bahagia tanpa mengingat sedikitpun 
tentang rasa sedih

Begitu juga saat kita sedih
tidak ada satupun cara untuk kita
ingat bahwa kebahagiaan akan datang,
semua suram, tidak akan terlihat cahaya 
di ujung lorong gelap itu

Sangat sulit memegang konsep bahwa
perlu ada ketidaksempurnaan untuk
membuat sesuatu sempurna

Manusia tidak sempurna tanpa kekurangannya
Dunia ini bukan 'dunia' jika tanpa sisi gelapnya
lalu, hidup ini juga bukan 'hidup' jika tidak ada kematian.

Maka dari itu ada baiknya kita tidak
menuntut diri kita untuk selalu sempurna.
Kebenaran dan kesalahan adalah bagian dari hidup
yang tidak akan kita pisahkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

crushing pressure

"Hen, tau gak si A sama istrinya pindah" "Hen si B udah pindah" "Hen kok kamu belum pindah" Somehow being told that I'm not the only one with this circumstances doesn't reassure me. What do you know about my situation? Do you think you understand how I feel? Do you think someone that you thought have the same situation as mine REALLY got no help like me? Shut up. I thought some people didn't care about me anymore, but maybe they don't care about me in the first place?

Jika dan Hanya Jika

Aku kira kita sudah menyelesaikan semua urusan kita, Dan sebenarnya memang kita tidak pernah memulai apapun. Aku harap kita bisa bertindak biasa saja Seperti kamu berteman dengan teman laki-laki mu lainnya, Seperti aku berteman dengan teman perempuan yang lainnya, Jika memang memutuskan untuk tidak ada lagi rasa, Bukankah seharusnya memang kita bertindak biasa saja? Hanya dari bahasa tubuhmu pun aku bisa tahu, Kamu mencoba menghindariku. Aku paham tentang jarak wajar laki-laki dan perempuan Tapi kenapa mesti seperti itu? Dan kenapa mesti sejauh itu hanya kepadaku? Aku tahu cerita kita sudah usai sejak lama, Cerita yang usai bahkan sebelum semuanya dimulai. Tentang ku yang selalu mengejar bayanganmu, Bayangan yang secara bersamaan juga selalu menjauh dariku. Aku ingin semuanya kembali saja seperti dulu, ‘Dulu’ saat aku dan kamu hanya jadi teman biasa. ‘Dulu’ saat senyum dan gelak tawa kita tidak bercampur rasa. ‘Dulu’ saat kita beb...

Sejuta Harapan, Sejuta Masalah

Ditengah sibuknya kuliah, tentu pernah terpikir ingin jadi seperti apa nantinya kita saat dewasa, dan semua karakter di saat dewasa itu berakar dari kebiasaan yang kita lakukan sekarang. Pengalaman saya, banyak karakter yang gagal saya tanamkan ke diri saya. Beberapa karakter yang butuh kesabaran, dan beberapa karakter yang memang butuh bakat murni. Mulai dari karakter ideal pemuda kantoran jaman sekarang, hingga karakter pemuda religius... Dan pada akhirnya saya tidak bisa memaksakan diri untuk jadi seperti orang lain. Apa yang biasa saya lakukan ya itulah saya. Sebagai seorang yang tidak jelas apa tujuan dan keinginannya di masa depan, saya bisa bicara bahwa menjadi diri sendiri saja itu sudah cukup untuk menghadapi dunia, hanya butuh skill adaptasi kelas tinggi saja. Seperti mensyukuri sesuatu yang didapatkan, Tidak mengeluh ketika diamanahi sesuatu, Bahkan sesederhana bersabar.... Itulah yang terpenting menurut saya... Karena sudah terlambat bagi saya untuk ...